Penguatan Kapasitas Penyelenggara dan Pengawas dalam Mewujudkan Pemira yang Demokratis, Transparan, dan Berintegritas
Kolaka, kab-kolaka.kpu.go.id - Kegiatan Penguatan Kapasitas Penyelenggara dan Pengawas dalam Mewujudkan Pemira yang Demokratis, Transparan, dan Berintegritas digelar pada Selasa, 10 Februari 2026, di aula kampus. Pelatihan ini menghadirkan Ketua KPU Kabupaten Kolaka, Abdul Rahman, SP, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, Abdul Rahman menekankan pentingnya penerapan prinsip LUBER JURDIL (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil) sebagai fondasi penyelenggaraan Pemilihan Raya (Pemira) yang kredibel. Ia menyampaikan bahwa kualitas Pemira sangat ditentukan oleh profesionalitas panitia dan pengawas dalam menjaga setiap tahapan tetap bersih, objektif, dan bebas dari intervensi. Abdul Rahman juga menyoroti urgensi transparansi proses untuk memastikan seluruh kegiatan Pemira dapat dipantau publik mahasiswa. Menurutnya, transparansi menjadi kunci dalam memperkuat legitimasi hasil pemilihan, sehingga pemimpin mahasiswa yang terpilih benar-benar memperoleh mandat yang sah dari pemilih. Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya akuntabilitas penyelenggaraan, termasuk dokumentasi prosedur yang rapi, mekanisme pelaporan pelanggaran yang jelas, serta respon cepat terhadap isu yang muncul selama proses pemilihan. Kegiatan ini juga membahas tantangan penyelenggaraan pemilu di era digital, seperti penyebaran disinformasi, keamanan data, dan dinamika opini publik di media sosial. Abdul Rahman turut memaparkan sejumlah praktik terbaik dalam pemilu modern yang dapat diadaptasi untuk konteks Pemira. Sesi diskusi yang berlangsung interaktif membuka ruang bagi peserta untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang sering muncul dalam penyelenggaraan Pemira, sekaligus merumuskan strategi perbaikan ke depan. Penyelenggara berharap pelatihan ini dapat memperkuat kapasitas penyelenggara dan pengawas, sehingga Pemira mendatang dapat berlangsung lebih demokratis, transparan, serta berintegritas tinggi. ....
PENYERAHAN SANTUNAN DAN DOA BERSAMA PEDULI ANAK YATIM MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN
Kolaka, kab-kolaka.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka menggelar kegiatan Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 303/SDM.06.7-SD/03/2026 yang berlangsung serentak di seluruh jajaran KPU se-Indonesia pada Jumat (6/2). Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Khalilul Qur'an di Kel. Balandete Kec. Kolaka. Acara dimulai pada pukul 14.00 WITA dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Pondk. Setelah itu, KPU Kabupaten Kolaka menyerahkan santunan berupa bantuan kebutuhan sehari-hari kepada anak-anak yang hadir. Ketua KPU Kabupaten Kolaka dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial keluarga besar KPU, sekaligus upaya mempererat hubungan antara penyelenggara pemilu dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa selain menjalankan tugas konstitusional dalam penyelenggaraan pemilu, KPU juga memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. “Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud empati dan kebersamaan. Semoga dapat memberikan manfaat bagi adik-adik kita dan menjadi doa baik bagi seluruh jajaran KPU dalam menjalankan amanah penyelenggaraan pemilu,” ujarnya. Acara santunan tersebut berlangsung khidmat dan diakhiri dengan ramah tamah bersama para anak yatim serta foto bersama. Kegiatan berjalan lancar dan mendapat apresiasi positif dari masyarakat yang turut hadir. ....
SENAM SEHAT BERSAMA BAWASLU DAN KPU KABUPATEN KOLAKA DI KANTOR BAWASLU KOLAKA
Kolaka, kab-kolaka.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kolaka menggelar kegiatan senam sehat bersama di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Kolaka, Kamis (6/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarpenyelenggara pemilu menjelang pelaksanaan tahapan Pemilu serentak. Senam sehat yang diikuti oleh jajaran sekretariat, staf, dan komisioner dari kedua lembaga tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para peserta terlihat antusias mengikuti gerakan senam yang dipandu instruktur, sekaligus memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana mempererat hubungan kerja. Ketua KPU Kabupaten Kolaka menegaskan pentingnya kolaborasi antara KPU dan Bawaslu untuk memastikan setiap tahapan pemilu berjalan baik, profesional, dan sesuai ketentuan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kekompakan dan komunikasi antarinstansi. Sementara itu, pimpinan Bawaslu Kabupaten Kolaka menyampaikan bahwa sinergi yang dibangun tidak hanya sebatas koordinasi teknis, tetapi juga melalui kegiatan informal yang memperkuat soliditas demi menjaga kualitas pengawasan dan penyelenggaraan pemilu. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen kedua lembaga dalam menjaga integritas dan suksesnya penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Kolaka. ....
SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN PEMILIH BERKELANJUTAN TAHUN 2026 BASIS PEMILIH PEMULA DI PONPES TAHFIDZUL QURAN MIRATUL MUJAHID KAMPUNG BAJO KOLAKA
Kolaka, kab-kolaka.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka menghadiri undangan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Mir’atul Mujahid, Kampung Bajo, Kolaka, pada kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Santri Islam (OSIM) yang digelar di lingkungan pesantren tersebut. Kehadiran KPU tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga untuk melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilihan lanjutan tahun 2026, khususnya bagi segmen pemilih pemula. Dalam kegiatan tersebut, proses pemilihan Ketua OSIM menjadi momentum edukasi demokrasi bagi para santri. KPU Kolaka memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan prinsip-prinsip dasar kepemiluan, termasuk pentingnya partisipasi pemilih, tata cara memilih yang benar, serta nilai-nilai kejujuran dan keterbukaan dalam proses pemilihan. Para santri terlihat antusias mengikuti tahapan pemilihan, mulai dari penyampaian visi-misi calon hingga proses pencoblosan. KPU Kolaka berharap pengalaman langsung melalui pemilihan OSIM ini dapat menjadi sarana pembelajaran praktis bagi para pemilih pemula menjelang pelaksanaan tahapan Pemilu/Pilkada 2026 mendatang. Dengan kegiatan ini, KPU Kolaka menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan sosialisasi kepada generasi muda, termasuk di lingkungan pesantren, agar pemilih pemula memiliki pemahaman yang memadai dan dapat berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam pesta demokrasi yang akan datang. ....
Pelaksanaan Apel Pagi di Bulan Februari 2026
Kolaka, kab-kolaka.kpu.go.id - Mengawali aktivitas pada hari senin, 2 Februari 2026 bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Kolaka, Jajaran Komisioner beserta Sekretariat KPU Kabupaten Kolaka mengikuti Apel Pagi. Hadir sebagai Pembina Apel Pagi Kadiv. Parmas dan SDM KPU Kabupaten Kolaka Suparman dan Pemimpin Apel Kasubbag. Keuangan Umum dan Logistik KPU Kabupaten Kolaka Irfan Yusuf. ....
SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN PEMILIH BERKELANJUTAN TAHUN 2026 BASIS PEMILIH RENTAN
Kolaka, kab-kolaka.kpu.go.id - KPU Kabupaten Kolaka melaksanakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih berkelanjutan Tahun 2026 basis pemilih rentan pada Rutan Kelas IIB Kolaka dengan peserta warga binaan Rutan kelas IIB Kolaka dan dihadiri oleh Ketua dan anggota KPU Kab.Kolaka, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Kolaka serta jajaran sekretariat KPU dan Bawaslu Kab. Kolaka. Kegiatan ini di buka oleh Bapak Abdul Rahman Selaku Ketua KPU Kabupaten Kolaka dan kemudian pemaparan materi oleh masing-masing Kadiv. dan dilanjutkan oleh ketua Bawaslu Kab.Kolaka. Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 berbasis pemilih rentan merupakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi politik kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan proses kepemiluan. Pemilih rentan meliputi penyandang disabilitas, masyarakat miskin dan marjinal, perempuan kepala keluarga, lanjut usia, komunitas adat dan terpencil, warga binaan pemasyarakatan, pekerja sektor informal, serta masyarakat dengan tingkat literasi rendah. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun 2026 melalui pendekatan komunitas dan metode partisipatif yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kelompok sasaran. Bentuk kegiatan meliputi sosialisasi tatap muka, diskusi kelompok, kunjungan komunitas, pendidikan sebaya, serta simulasi proses pemungutan dan penghitungan suara. Materi yang disampaikan mencakup hak dan kewajiban pemilih, tahapan pemilu, serta pencegahan politik uang, hoaks, dan intimidasi. Melalui kegiatan ini diharapkan pemilih rentan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kepemiluan, mampu menggunakan hak pilihnya secara bebas dan sadar, serta berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi secara inklusif dan bermartabat. (R AL) ....